Kumpulan Berita Viral dari Sosmed

Anang Hermansyah Meninggal Dunia, Alami Kecelakaan Tragis di Jalur Pantura, Mobil Ringsek Parah

 



Anan Hermansyah dan 5 korban lainnya. Korban Kecelakaan Tragis di Jalur Pantura, Cirebon./Inews/Toiskandar.

- Jumlah korban jiwa dalamt kecelakaan maut mobil minibus tabrak truk di Cirebon dikabarkan ada 6 orang.

Identitas keenam korban kini telah dikantongi pihak berwajib.

Salah satunya Anan Hermansyah, warga Cepagan Warungasem.

Anan Hermansyah meregang nyawa setelah laka tragis di Jalur Pantura, Cirebon.

Kepolisian setempat pun mengungkap perkiraan kecepatan mobil Avanza putih yang menabrak bokong truk di Cirebon, Minggu (3/4/2022).

Mobil yang ditumpangi Anan Hermansyah yang alami kecelakaan di Jalur Pantura, Cirebon. Mobil Avanza tabrak truk./Kompas/ABDULLAH FIKRI ASHRI)


Kecepatan tinggi membuat mobil hancur hingga atap terkelupas.


Akibat kejadian ini, enam warga Batang, Jawa Tengah, meninggal dunia.


Kasatlantas Polresta Cirebon, Polda Jawa Barat Kompol Alan Haikel mengatakan minibus Toyota Avanza G 1031 CC yang terlibat kecelakaan lalu lintas mengakibatkan enam orang tewas di Jalur Pantai Utara (Pantura) Cirebon berkecepatan 80 kilometer per jam dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).


Sebelumnya, minibus tersebut menabrak truk tangki yang terparkir di Jalur Pantura, Desa Playangan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (3/4/2022).


"Diduga kecepatan minibus ini (yang terlibat kecelakaan) mencapai 80 kilometer per jam," kata Alan dikutip dari Kompas.com, Senin (4/4/2022).


Alan mengatakan, minibus itu membawa enam orang termasuk sopir. Kecelakaan bermula saat minibus melaju dari arah barat menuju ke timur.


Setibanya di lokasi, sopir diduga mengantuk, dan menabrak bagian belakang truk tangki yang sedang tambal ban di bahu jalan.


"Kemungkinan besar mengantuk, karena minibus ini menabrak truk yang sedang ada di bahu jalan," ujar Alan.


Menurutnya, dari hasil olah TKP, kendaraan minibus tersebut melaju dengan kecepatan kurang lebih 80 km per jam, terlihat dari kondisi kendaraan yang rusak parah.

Alan menambahkan saat ini semua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan identifikasi oleh petugas.


Menurutnya, dari kartu tanda penduduk (KTP) keenam korban merupakan warga Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.


"Kami masih identifikasi, dan mencocokkan KTP serta keterangan pihak keluarga, karena kami tidak bisa mengekspose, kalau belum jelas," katanya.


Diberitakan sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan tersebut terjadi di Jalur Pantura, Desa Playangan pada Minggu (3/4/2022) sekitar sekitar 13.00 WIB.


"Tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian. Tiga orang dibawa ke rumah sakit, tapi tadi kami dapat informasi, ketiganya juga meninggal dunia," ujar Alan Minggu.


Identitas Korban


Enam warga Kabupaten Batang menjadi korban kecelakaan maut di Jalan Pantura Playangan Kabupaten Cirebon, Minggu (3/4/2022).


Kecelakaan melibatkan antara mobil Avanza dan truk tangki.


Akibat kejadian tersebut tiga orang di mobil Avanza meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan tiga korban lainnya meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di RSUD Waled Cirebon.


Keenam korban meninggal semuanya merupakan warga Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang.


Adapun identitas keenam korban di antaranya:

Andri Prasetyo warga Masin Warungasem

Surotun nisak warga Masin Warungasem

Dariyah warga Banjiran Warungasem

Sunarti warga Banjiran Warungasem

Sulastri warga Cepagan Warungasem

Anan Hermansyah warga Cepagan Warungasem

"Iya benar tiga warga kami mengalami kecelakaan dan meninggal dunia saat ini jenazah masih di rumah sakit, ini sedang saya urus untuk pemulangannya, rencananya jika sudah selesai langsung dipulangkan ke Batang," tutur Kepala Desa Cepagan, Warungasem, Hery, saat dikonfirmasi melalui telepon.


Babinsa Koramil Warungasem, Pelda Mery Setiawan menambahkan menurut informasi yang dia ketahui keempat korban hendak pulang kampung ke Batang lantaran bekerja di Jakarta.



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 Comments:

Post a Comment